Akademi Akuntansi Borobudur (AAB) dan Universitas Borobudur berkolaborasi dengan Bank Sampah Sumber Jaya Krangan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tahun Pendanaan 2025 bertema “Pengelolaan Sampah dan Pemberdayaan Masyarakat.”
Program ini mendapat dukungan penuh dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi, melalui skema hibah Kemdiktisaintek Berdampak yang disalurkan lewat LLDikti Wilayah III.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi hijau yang berkelanjutan serta meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan sampah terpadu.
Kegiatan ini dipimpin oleh Rinny Yudowati, S.E., M.M., selaku Ketua Pengabdian kepada Masyarakat, dan dihadiri langsung oleh Direktur Akademi Akuntansi Borobudur, Suhikmat, S.E., Ak., M.Ak., beserta sejumlah tokoh masyarakat, antara lain Sadan Sopian, S.E., M.A.B. (Direktur Bank Sampah Sumber Jaya Krangan), perwakilan koperasi, LSM Barak Indonesia, kelompok tani, serta warga sekitar.
“Kegiatan ini meliputi pelatihan pemilahan sampah, pengolahan plastik kresek menjadi kerajinan bernilai jual, pelatihan manajemen bank sampah, hingga penerapan sistem pencatatan keuangan digital bagi pengurus dan anggota,” ujar Rinny Yudowati dalam sambutannya pada Jumat, 3 Oktober 2025.
Lebih lanjut, Rinny menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi kampus dalam mewujudkan kampus berdampak sosial (social impact university), yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga berperan aktif dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan lingkungan.
Sebagai wujud dukungan konkret, pihak kampus juga menyerahkan sejumlah bantuan sarana dan prasarana kepada mitra, di antaranya mesin pencacah plastik, mesin pembubur bahan organik, perlengkapan pembuatan keterampilan tangan, serta sistem pencatatan akuntansi dan keuangan digital.


