Skip to content

Dosen dan Mahasiswa Universitas Borobudur Tampil Pada International Conference ICOSTELM 2026 di Malaysia

Kuala Lumpur, Malaysia — Hari ketiga rangkaian Tridharma International Visit Malaysia Universitas Borobudur diisi dengan partisipasi aktif dalam forum ilmiah internasional The 6th International Conference on Sustainability in Technological, Environmental, Law, Management, Social and Economic Matters (ICOSTELM 2026) yang berlangsung pada 29 Januari 2026 di Grand Hall, Tabung Haji Tower, Kuala Lumpur.

Konferensi tahun ini mengusung tema
“Resilient Futures: Integrating Sustainability, Digital Innovation, and Governance for Global Development”, yang menyoroti pentingnya kolaborasi multidisiplin dalam menjawab tantangan pembangunan global berkelanjutan.

Kegiatan diawali dengan registrasi delegasi, doa pembuka, serta sambutan inaugurasi konferensi. Sesi pembukaan akademik disampaikan oleh Prof. Dr. Tulus Suryanto, Presiden ASEAN Academic Association (ASEANACA), yang menegaskan bahwa kemitraan riset dan inovasi lintas negara menjadi kunci penguatan daya saing kawasan.

Sesi keynote speech kemudian dibawakan oleh Prof. Datuk Sr. Dr. Mohd Zaini Bin Mohamed, Group President Universiti Geomatika Malaysia, yang memaparkan arah strategis pendidikan tinggi dalam mendukung agenda keberlanjutan global melalui tata kelola dan transformasi digital.

Pada sesi paparan akademik, Universitas Borobudur berkontribusi sebagai pembicara internasional melalui Prof. Dr. Cicih Ratnasih, MM.

Dalam presentasinya, Prof. Cicih mengangkat topik keterkaitan antara disaster management dan green economy dalam kerangka pembangunan berkelanjutan. Beliau menekankan bahwa manajemen bencana tidak hanya berfokus pada aspek tanggap darurat, tetapi juga harus terintegrasi dengan strategi ekonomi hijau untuk menciptakan ketahanan jangka panjang.

Tidak hanya dosen, mahasiswa Universitas Borobudur juga turut ambil bagian dalam sesi paralel (parallel session) yang dilaksanakan pada siang hari. Mahasiswa Program Pascasarjana yang menjadi pemakalah yaitu Sri Lestari, S.E., M.M,
David Lumban Gaol, S.E., M.Ak, Farza Faremi Adirama, S.E., MBA, Iqbal Afra, S.E., M.M. Dalam forum tersebut, para mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian akademik mereka di hadapan peserta konferensi internasional. Topik yang diangkat mencerminkan integrasi bidang manajemen, kewirausahaan, teknologi, dan keberlanjutan, sekaligus menunjukkan kesiapan mahasiswa Universitas Borobudur untuk berkompetisi dalam forum ilmiah global.

Partisipasi mahasiswa dalam konferensi internasional ini menjadi bagian penting dari implementasi pembelajaran berbasis riset (research-based learning) serta penguatan kompetensi akademik dan komunikasi ilmiah di tingkat internasional.

Konferensi ICOSTELM 2026 sendiri diikuti oleh akademisi dari berbagai negara seperti Malaysia, Indonesia, Filipina, dan Iran, serta mencakup sesi presentasi ilmiah, diskusi tematik, jejaring kolaborasi riset, dan penandatanganan kerja sama akademik.

Keterlibatan dosen dan mahasiswa Universitas Borobudur dalam forum ini menegaskan komitmen institusi dalam mengembangkan budaya akademik global serta memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang penelitian dan kerja sama internasional.

Melalui ICOSTELM 2026, Universitas Borobudur terus mendorong kontribusi nyata sivitas akademika dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan solusi berkelanjutan bagi masyarakat global.

START YOUR
JOURNEY NOW

take the next step