Skip to content

Delegasi Universitas Borobudur Hadiri Konferensi Internasional di Kuala Lumpur Angkat Tema “Green Economy and Smart Governance”

Pada hari Selasa, 26 Agustus 2025, dalam rangka kegiatan internasional tridarma di Malaysia, berlangsung The 5th International Conference on Sustainability in Technological, Environmental, Law, Management, Social, and Economic Matters (5th ICOSTELM). Konferensi internasional ini mengusung tema “Green Economy and Smart Governance: Pathways to Sustainable Development Goals (SDGs)” dan digelar di Grand Hall, Level 1, Tabung Haji Tower, Kuala Lumpur.

Acara dibuka secara resmi dengan Opening Speech oleh Prof. Dr. Tulus Suryanto, MM., Akt., CA., selaku President of ASEAN Academic Association. Sambutan turut diberikan oleh Prof. Datuk Sr. Dr. Mohaizi Mohamad, Group President of UGM sekaligus Chairman of DMDI Education Bureau, Malaysia.

Konferensi ini menghadirkan sejumlah keynote speaker dari berbagai negara, termasuk Malaysia dan Indonesia. Salah satu pembicara utamanya adalah Prof. Dr. Raduwan Bin Idar, Vice Chancellor dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Malaysia.
Delegasi dari Universitas Borobudur hadir dengan perwakilan empat dosen, yakni Dr. Puji Astuty, S.E., M.M., Dra. Sri Sungkowati, M.M., Faradilla Ishara Lestari, S. Psi., M.Psi., dan Ruth P. Hutabarat, S.S., M.Pd. Selain itu, mahasiswa program doktor Ilmu Ekonomi, Tanty Yuanita, dan mahasiswa S1 Fakultas Ekonomi jurusan Manajemen, Siti Fatimah, juga turut berpartisipasi dengan melakukan pemaparan penelitian pada sesi paralel. Sebagai tambahan, perwakilan Universitas Borobudur, Faradilla Ishara Lestari, S. Psi., M.Psi., juga turut menampilkan Tari Pendet, tarian tradisional Bali pada sesi performance.

Selain konferensi, pada kegiatan yang sama juga dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Borobudur dan Universiti Geomatika Malaysia sebagai bentuk kerja sama akademik dan penelitian. Setelah konferensi selesai, seluruh peserta melanjutkan kunjungan kampus ke Universiti Kebangsaan Malaysia dan diterima langsung oleh Prof. Dr. Kadarudin Ayub.

Kegiatan konferensi internasional ini memberikan manfaat besar bagi seluruh peserta, khususnya dalam memperkuat jejaring akademik dan kolaborasi lintas negara. Bagi Universitas Borobudur, partisipasi dalam forum berskala internasional ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen kampus terhadap program internasionalisasi. Melalui penguatan kerja sama akademik, pertukaran ilmu pengetahuan, dan kesempatan presentasi riset di tingkat global, diharapkan kualitas pendidikan dan penelitian di Universitas Borobudur dapat terus meningkat serta mampu bersaing secara internasional. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk berkontribusi aktif dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) secara global.