Memasuki hari kedua pelaksanaan Program UNBOR Peduli Sumatera Barat, pada Senin, 26 Januari 2026, Tim Relawan Universitas Borobudur Jakarta mulai melaksanakan intervensi awal pemulihan pascabencana secara langsung di wilayah terdampak banjir, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Tahap ini menandai dimulainya implementasi program secara operasional di lapangan dengan pendekatan terpadu dan lintas sektor.
Kegiatan hari kedua diawali dengan prosesi serah terima bantuan sebagai simbol komitmen bersama antara Universitas Borobudur, Palang Merah Indonesia (PMI), serta pemangku kepentingan daerah dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak banjir. Prosesi ini menjadi penanda resmi dimulainya rangkaian intervensi lapangan yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan selama masa program.
Dalam kesempatan tersebut, beberapa pihak menyampaikan sambutan, di antaranya Bapak Ahmad Jais, Kepala Markas PMI Kota Bukittinggi sekaligus Koordinator Lapangan PMI Kabupaten Agam; Bapak Zainbul Rahim Zein, Kepala Bidang Organisasi PMI; serta Bapak Eddi Hasymi, Wakil Sekretaris PMI Provinsi. Perwakilan dari Universitas Borobudur, Tri Nathalia Palupi, M.Psi., Psikolog, selaku Koordinator Lapangan Tim Relawan Universitas Borobudur Jakarta, turut menyampaikan komitmen UNBOR dalam mendukung proses pemulihan pascabencana secara holistik dan berkelanjutan.
Setelah prosesi serah terima bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian tim pelaksana ke dalam tiga fokus intervensi utama, yaitu Tim Layanan Kesehatan, Tim Psikososial, dan Tim Bersih Lingkungan. Pembagian ini mencerminkan pendekatan terpadu Universitas Borobudur dalam menjawab kebutuhan masyarakat terdampak, tidak hanya dari sisi kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental dan pemulihan lingkungan.
Tim Layanan Kesehatan memberikan layanan kesehatan dasar kepada masyarakat terdampak banjir sebagai upaya pencegahan penyakit pascabencana. Sementara itu, Tim Psikososial memberikan pendampingan dan dukungan psikososial khususnya bagi anak-anak terdampak, guna membantu proses pemulihan emosional dan mental mereka. Di sisi lain, Tim Bersih Lingkungan melaksanakan kegiatan pembersihan saluran air sebagai bagian dari upaya pemulihan lingkungan dan pencegahan dampak lanjutan akibat banjir.
Melalui pelaksanaan intervensi hari kedua ini, Universitas Borobudur menegaskan komitmennya untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat terdampak, dengan mengedepankan kolaborasi, kepedulian, dan pendekatan ilmiah dalam setiap langkah pemulihan pascabencana. Program UNBOR Peduli Sumatera Barat akan terus berlanjut dengan berbagai kegiatan intervensi lanjutan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.


